Yang unik di sini, beberapa nama guru aku ambil dari nama guru-guruku sewaktu sekolah. Guru yang aku maksud mempunyai kesamaan karakter atau background dengan tokoh di The Guardians. Memikirnya membuatku tertawa sendiri. Karena selain guru yang menginspirasi, guru yang menyebalkan pun aku pakai namanya di sini. Hehe... Di bagian kedua ini, banyak penjelasan tentang siapa itu Mia dan keluarganya, dan banyak lagi.. Happy reading, happy fantasying! ^__^
Grace yang memakai gaun putih sepanjang lutut dengan sepatu dan stoking berwanra senada itu tidak beranjak dari duduknya di atas ranjang. Ia hanya mengangguk tanpa mengucapkan sepatah katapun.
“Mia, Sasha, Shena, ini Grace dari Perancis. Tapi tenang saja, Grace bisa berbahasa Indonesia. Malam ini kalian berempat akan berbagi tempat tidur. Sekarang bereskan barang-barang kalian dan mandi. Jam 7 kita sarapan di ruang makan lantai satu. Biar Grace yang menunjukkannya pada kalian nanti,” terang Mama Mia. “Tante tinggalkan kalian dulu, ya,” Mama Mia berlalu dari ruangan itu.
***
“Mungkin mereka suami istri,” Tebak Mia dalam hati.
Wanita itu memperkenalkan diri sebagai Putri Wulansari, generasi terakhir keluarga kerajaan Parahyangan.
Mia teringat kembali sebuah cerita rakyat tentang kerajaan Parahyangan yang pernah di dengarnya ketika SD. Parahyangan merupakan kerajaan yang konon pernah berjaya di masa lalu namun tak pernah ditemukan artefak-artefak peninggalannya, jadi keberadaannya masih dipertanyakan oleh para arkeolog dan sejarawan.
Kalian akan dibagi menjadi tiga tim yang terdiri dari tiga sampai empat anggota. Setelah kami pertimbangkan, inilah susunan kelompok tim pencari mutan baru:
Tim 1 terdiri dari Mr. Takeda, Mr. Edo dan Chan yang bertugas mencari mutan di Benua Amerika.
Tim 2 beranggotakan Shena, Leona dan Arthur yang bertugas mencari mutan di Benua Eropa.
Tim 3 terdiri dari Grace, Viktor, Mia dan Rio yang bertugas menemukan mutan di Benua Asia.
Selama tiga hari dalam satu minggu kalian harus melakukan tugas ini dimulai dari pukul empat sore sampai delapan malam setelah kalian menjalani hidup biasa kalian sebagai pelajar atau pekerja lainnya. Empat hari lainnya pada jam yang sama, kalian pergunakan untuk melatih dan mengembangkan kemampuan kalian dengan bimbingan dari Tim A.
Adapun tim pengawas dan pelindung adalah:
Tim A yang terdiri dari Pak Ismail sebagai guru Kinesis dan Martial Arts yang akan membantu kalian mengembangkan kemampuan alami kalian dan berlatih bela diri.
Dibantu oleh Ibu Puji sebagai Psikolog Pendamping Mutan yang akan membantu kalian mengenal dan mendalami karakter pribadi kalian masing-masing.
Bu Irma akan mengajarkan kalian Yoga supaya kalian menguasai pengendalian diri dan mencapai kemampuan yang maksimal.
Tim pengawas dan pelindung kedua yaitu Tim B, terdiri dari Singaraja dan saya, Putri Wulansari.
Singaraja akan terus berkomunikasi dan berunding dengan European Guardians. Sedangkan aku, Putri Wulansari akan terus mengembangkan kemampuan world jumpingku agar dapat bekerja lebih baik demi membantu tugas kalian.
Tim C yaitu Rino Marshall, dengan kemampuan photographic memory-nya, Rina Marshall dengan anugerah ilmu fisikanya, dan Danu yang menguasai telekinesis akan mengembangkan strategi pertahanan terbaik untuk melawan Patricians.
Demikian penjelasan dari kami. Jika ada pertanyaan silakan angkat tangan.”
Anjing Mr. Takeda sudah duduk manis di pangkuannya.


